Tampilkan postingan dengan label Multimedia [Weekly Task]. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Multimedia [Weekly Task]. Tampilkan semua postingan

Perbedaan 720p ,1080i dan 1080p Pada HDTV

Posted by Syaiful Mubarak on 21.45
Pada HDTV tersedia 3 model yaitu 720,1080i dan 1080p, Disini maksudnya, angka tersebut mewakili berapa jumlah garis gambar yang ditampilkan dalam 1 tampilan video.

oke...disini maksud dari 720p dan 1080p, arti ‘p’ disini ialah proggesive. Sedangkan 1080i, arti ‘i’ disini ialah interlaced.
Dan jika kita lihat dari segi kualitas , jelas 1080p lah yang terbaik. Sedangkan Semua format ini merupakan HD.
HD adalah format video di atas level WVGA yang mampu menghasilkan kualitas tinggi setara bioskop.
oke untuk lebih jelasnya cek dimari...

*) Pertama kita bahas 720p...
File jenis inilah yang sering kita dapati di YouTube dan output kamera digital maupun smartphone. 720 p merupkan format grafik video HD mampu menampilkan 720 garis gambar dalam satu tampilan wide screen 16:9. 
Banyak sekali device yang menghasilkan format ini, misal hampir seluruh smartphone terbaru menggunakan format ini pada output video kameranya.
Biasanya 720p dihasilkan kamera dengan rentang resolusi 5MP – 14.1 MP (terkecuali iPhone 4s mampu menghasilkan 1080p dalam resolusi 8MP).
Banyak sekali beredar video di YouTube yang berformat 720p dengan ekstensi .flv . Ini merupakan satuan standar yang cukup menguntungkan , kenapaa??? karnajJika streaming, 720p lebih enteng dibandingkan1080p namun kualitas gambar juga luar biasa.
Contohnya dapat kita temui pada game portable (tanpa install), misal Plants vs Zombie dan pada hampir seluruh video YouTube yang berformat HD.

*) 1080i
ada yang tau film shoun the sheep di MNC tv??nah contoh format ini digunakan di film tersebut dimana gambar tidak terlalu jernih dan tidak terlalu buram.,namun format ini jarang ditemukan. Format ini mempunyai kecepatan bps (birates per second) 2x lebih lambat ketimbang 720p dan 1080p.
1080i dan 720p memang hampir sama. Perbedaan hanya terletak pada bps. Maka, sekarang perusahaan-perusahaan terkait video lekas meninggalkannya dan menggunakan standar 720p.


*) 1080p
Game PES 2012 dan GTA menggunakan format ini..format ini paling jernih dan kualitas tampilannya setara bioskop. Biasanya 1080p mempunyai ukuran file 2x lebih besar ketimbang 720p.
Format ini adalah satuan standar game HD for PC dalam tampilan interfacenya. Sehingga tidak heran jika ukurannya selalu >4 GB. Format ini mampu menampilkan video secara utuh pada resolusi wide screen 16:9.

Perbedaan Antara Antena TV VHF dan UHF

Posted by Syaiful Mubarak on 21.42
*) Perbedaan antara VHF dan UHF.

Stasiun televisi yang ada beroperasi pada band VHF (Very High Frekuensi) dan ada juga yang dengan band UHF (Ultra High Frekuensi). VHF dan UHF merupakan sebuah bandwidth yang digunakan untuk memancarkan signal radio dan TV untuk para operator yang menerimanya.

VHF : 30 MHz – 300 MHz, saluran 2 sampai 13 pada TV
UHF : 300 MHz – 3 GHz, saluran 14 keatas pada TV
jadi 1 chanel UHF = 300MHz...

Megahertz artinya "sejuta cycles per detik," jadi "300 megahertz" artinya pemancar stasiun radio tersebut berosilasi pada frekuensi 300,000,000 cycles per detik.
Kilohertz artinya "ribuan cycles per detik".
Frekuensi band umum lainnya:
• AM radio : 535 kilohertz – 1.7 MHz
• Short wave radio : band dari 5.9 MHz – 26.1 MHz
• Citizens band (CB) radio : 26.96 MHz – 27.41 MHz
• Stasiun Televisi : 54 – 88 MHz untuk saluran 2 sampai 6
• FM radio : 88 MHz – 108 MHz
• Stasiun Televisi : 174 – 220 MHz untuk saluran 7 sampai 13

Ada ratusan contoh lainnya, seperti:
• Pembuka pintu garasi, sistim alarm, dsb. - sekitar 40 MHz
• Telepon cordless standar: 40 – 50 MHz
• Pemantau monitor bayi: 49 MHz
• Radio pengontrol pesawat: sekitar 72 MHz, berbeda dengan...
• Radio pengontrol mobil: sekitar 75 MHz
• Kalung pelacak hewan liar: 215 – 220 MHz
• MIR space station: 145 MHz & 437 MHz
• Telepon selular: 824 – 849 MHz
• New 900-MHz cordless phones: Obviously around 900 MHz!
• Radar pengontrol trafik udara: 960 – 1,215 MHz
• Global Positioning System (GPS): 1,227 & 1,575 MHz
• Deep space radio communications: 2290 MHz – 2300 MHz

Daftar frekuensi penyiaran di Indonesia sendiri sebagai berikut:
Trans TV: 29 UHF - 535,25 MHz
TPI: 37 UHF - 599,25 MHz
TVRI: 39 UHF - 615,25 MHz
Indosiar: 41 UHF - 631,25 MHz
SCTV: 45 UHF - 663,25 MHz
RCTI: 47 UHF - 647,25 MHz
ANTV: 48 UHF - 679,25 MHz
TV7: 49 UHF - 695,25 MHz
Lativi/TV ONE: 53 UHF - 727,25 MHz
Metro TV: 57 UHF - 759,25 MHz

Kualitas Dari Masing-masing Standart Image,Audio dan Video

Posted by Syaiful Mubarak on 21.37
Jenis format standart dan perbedaan kualitasnya dari multimedia image.

Setiap gambar, audio dan video memiliki standart kualitas . Untuk image merupakan suatu reperentasi dari suatu obyek baik 2D maupun 3D.
Sedangkan format file gambar atau image adalah cara standar untuk mengatur dan menyimpan gambar digital. Berikut beberapa media image file yang umum.


1. *png (Portable Network Grafik)
format standart ini sering digunakan di jaringan internet untuk penampilan dan pengiriman gambar, dan sering digunakan dalam objeck halaman web. Untuk size dari format ini cekup kecil namu setara dengan format gif dengan size besar, makannya sering digunakan di internet dakna memori yang kecil. Namun format ini tidak mendukung gambar gerak (animasi) namun kelebihan dari format ini tuh jika dibandingkan dengan GIF dalam kemampuannya menyimpan file dalam bit depth sampai 24 bit lho nah serta mampu menghasilkan latar belakang (background) yang transparan dengan pinggiran yang halus.


2. *JPEG (Joint Photographic Expert Group)
format ini sangat umum sekali digunakan dalam image dan cukup familiar, File JPG menggunakan teknik kompresi yang menimbulkan kualitas dari image turun dan jika menyimpan ke format JPEG dari format lain, size dari image biasanya mengecil, tetapi kualitasnya turun dan tidak dapat dikembalikan lagi.


3.*BMP (Bitmap)
format ini umum digunakan pada OS windows , Kelebihan format BMP yaitu dapat dibuka hampir semua program pengolah gambar. Baik yang terkompresi maupun tidak , format ini memiliki ukuran yang jauh lebih besar daripada tipe-tipe yang lain. format ini menggunakan sistem warna RGB (Red, Green, Blue) dimana masing -masing warna pixelnya terdiri dari tiga komponen, RGB yang di campur menjadi satu. File bmp dapat dibuka dengan bermacam software pembuka gambar seperti, ACDSee, Paint, Irvan view, dll. Kelemahannya file bmp tidak bisa (sangat jarang) digunakan di web (internet) karena ukurannya yang besar sekali. bakalan lemot kalo upload pake file format ini karna sizenya.


4.*gif (Graphics Interchange Format)
GIF memungkinkan penambahan warna transparan dan mendukung gambar dari banyak frame sehingga bisa disebut sebagai gambar animasi (gambar yang bergerak) untuk saat ini standar GIF hanya maksimal 256 warna saja. format ini menggunakan kompresi yang tidak menghilangkan data (lossles compression) tetapi penurunan jumlah warna menjadi 256 sering membuat gambar yang kaya warna seperti pemandangan menjadi tidak realistis. Pada program MS Paint, tidak ada fasilitas penyesuaian warna yang digunakan (color table) sehingga menyimpan file GIF di MS Paint seringkali menghasilkan gambar yang terlihat rusak atau berubah warna. Pada program pengolah gambar yang lebih baik, seperti Adobe Photoshop, color table bisa diatur otomatis atau manual sehingga gambar tidak berubah warna atau rusak. 


5.*tiff (Tagged Image Format File)
format ini merupakan format gambar terbaik..karena semua data dan informasi (data RGB, data CMYK, dan lainnya) yang berkaitan dengan koreksi atau manipulasi terhadap gambar tersebut tidak hilang. Format TIFF biasa digunakan untuk kebutuhan pencetakan dengan kualitas gambar yang sangat tinggi. Ukuran berkas untuk format ini biasanya sangat besar. Format ini mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. Format berkas TIFF juga dapat digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (PC, Macintosh, dan Silicom Graphic)




Jenis format standart Multimdia Audio




media audio memiliki banyak type format file dengan berbagai codec .Musik Digital menggunakan sinyal digital dalam proses reproduksi suaranya sebagai proses digitalisasi terhadap format rekaman musik analog, lagu atau musik digital mempunyai beraneka ragam format yang bergantung pada teknologi yang digunakan, yaitu :
secara garis besar format audio dibagi 2 kategory , apa ithu??
lossy dan lossless
lossless???? berarti format audio tersebut (hampir) tidak melakukan kompresi dengan membuang bagian dari suatu data suara dimana kualitas dari file audio sama dengan kualitas aslinya. sedangkan 
lossy??? berarti dalam pengubahan format, dia melakukan pengkompresan dengan menghilangkan beberapa bagian dari data suara. Bagian yang dihilangkan tersebut merupakan bagian-bagian dari suara yang memiliki frekuensi yang tidak ditangkap oleh telinga. Semakin rendah bitrate yang digunakan, maka semakin banyak bagian suara yang dihilangkan.Size file akan semakin kecil namun kualitas suara juga lebih tidak bagus.


Ada beberapa macam format lossless, diantaranya wav, flac (Free Lossless Audio Codec), WavPack, ALAC (Apple Lossless), APE (Monkey's Audio), wma lossless.
dan lossy yang umum digunakan yaitu mp3, aac, ogg vorbis, mpc (musepack), wma.

oke kita bahas format audionya:
1. WAF-form
Format ini awalnya hasil rippning dari cd di rekam dari format ini sebelum di konversi ke format lain. Ukuran satu berkas wav sama dengan ukuran track yang bersesuaian di audio cd, dikarenakan baik wav maupun audio cd, data di-encode dengan metode PCM

2.MP3 (MPEG audio layer3)
format ini paling umum digunakan dan Bitrate yang umum di gunakan di masyarakat yaitu mp3 dengan bitrate 128 kbps, kenapa????sebab pada bitrate ini terjadi perubahan kualitas yang paling signifikan per-bitrate. maksutnya bgini......, rasio bitrate vs. quality paling besar.Bitrate ini memberikan ukuran yang cukup kecil, dengan kualitas suara yang hampir tidak berubah, akan tetappi untuk pendengar kritis, bitrate ini jelas tidak mencukupi. Bitratemaksimum yang disupport format ini mencapai 320 kbps (8, 16, 24, 32, 40, 48, 56, 64, 80, 96, 112, 128, 160, 192, 224, 256, 320 kbps), dengan ukuran file hanya 1/6 hingga 1/5 ukuran file dalam format wav.
Mp3 sendiri mengikuti standar MPEG-1 baik layer 1, 2, dan yang terbaru, layer 3. Coding terbaru mp3 menggunakan standar MPEG-2 untuk dukungan channel hingga 5.1.


3.AAC
Advance audio coding....Bitrate format ini berkisar dari 8 hingga 529kbps.
Format ini punya kelebihan dibanding mp3 apa saja ithu??
1. memiliki frekuensi sampling (sample frekuencies) yang lebih lebar
2. akurasi dan efisiensi coding yang lebih tinggi, dll. 
Perbandingan sederhananya dapat dijelasin begini..., kualitas aac ber-bitrate 96 kbps adalah sama dengan mp3 ber-bitrate 128 kbps. 
Dapat dikatakan bgini....format aac memiliki ukuran berkas yang lebih besar daripada mp3 dengan bitrate yang sama, walaupun tidak secara mencolok.


4.real audio
format ini memiliki bitrate yang cukup rendah. Format ini umumnya digunakan untuk streaming audio. Pada bitrate 128 kbps ke atas RealAudio menggunakan standar AAC MPEG-4.

5.WMA
Windows media audio merupakan format yang pling diminati oleh banyak vendor musik.knapa demikian??
karna mendukung DRM atau Digital Rights Management .DRM ini merupakan fitur untuk mencegah pembajakan. Kelebihan WMA lainnya ialah kualitas musik yang lebih baik dibndingkan dengan MP3 maupun AAC

6.OGG Vorbis. 
formati ini opensource. pada mulanya dikembangkan sebagai jawaban atas perubahan status mp3 menjadi propiertary. 
format ogg hanyalah kontainer untuk berkas suara yang di-encode menggunakan vorbis. Namun orang lebih sering menyebut ogg vorbis sebgai ogg saja. Padahal dalam kenyataannya, dapat dijumpai berkas berekstensi ogg namun memuat berkas video. 
Bitrate maksimum dari format ini yaitu 500 kbps (dengan menggunakan kualitas mode -10). Dari sisi kualitas, saat ini ogg vorbis mampu menyamai MPC (musepack). MPC sendiri dikenal sebagai format lossy paling baik kualitasnya. Dari ukuran berkas, ogg vorbis ber-bitrate 500 kbps lebih besar dibanding mp3 ber-bitrate 320 kbps. Dari kualitas, masih lebih baik ogg vorbis, terutama jika menggunakan tuned ogg vorbis.


JENIS JENIS STANDART MULTIMEDIA VIDEO

video memiliki format yang beragam dan codec seperti halnya video dan masing-masing video memiliki kuaitas yang berbeda, umumnya dari segi aplikasi pemutar, ukuran file dan kualitas gambar. Untuk lebih jelasnya, tak ada salahnya bila kita mengenalnya satu per satu.:
1.AVI.
Audio Video Interleaved adalah format standar file video untuk Microsoft Windows, Format video ini mampu menghasilkan pergerakan 15 frame per detik, dalam resolusi maksimal 160x120 dengan kualitas suara mencapai 11,025Hz.
Hampir semua kamera video, khususnya yang analog, menghasilkan format file *avi saat ditransfer ke PC. Format video yang punya segudang aplikasi player ini punya masalah dengan ukuran file-nya yang besar. Namun tidak menutup kemungkinan format ini untuk dikompresi. 

2.MPEG (Motion Picture Experts Group)
Termasuk dalam format video terkompresi dan dijadikan untuk video yang disimpan pada disk. Resolusi
video yang berformat MPEG mendukung resolusi setengah layar dan satu layar, tergantung versi MPEGnya.
VersiMPEG dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

MPEG-1>>>>Dikeluarkan sekitar tahun 1991. biasanya digunakan untuk VHS, VCD, dan CD-ROM. Hanya mampu menghasilkan kualitas video dengan kualitas di bawah video VCR, beresolusi 352x240, 30 frames per detik. 
MPEG-2>>>>Dikeluarkan sekitar tahun 1994. biasanya digunakan untuk kualitas DVD, televisi digital, dan lain – lain. Resolusinya mencapai 720x480 hingga 1280x720 dan berkecepatan 60 frames per detik, denagn audio yang berkualitas. Dengan MPEG-2, durasi dua jam video bisa ditampung dengan beberapa Gigabytes saja.
MPEG-4>>>>Dikeluarkan sekitar oktober 1998. biasanya digunakan dalam aplikasi internet, handphone, dan televisi. Dengan kapasitasnya yang kecil, menunjang transmisi via jaringan ber-bandwith kecil. Umumnya, kamera video yang digital sudah bisa menghasilkan output berupa MPEG. 
MPEG-7>>>> sistem formal untuk mendeskripsikan kandungan multimedia.
MPEG-21>>> Dalam pengembangan. Sebagai standard terbaru dalam kerangka multimedia. 


3. DivX 
format ini dikembangkan oleh DivXNetworks. Format ini merupakan file video kompresi berbasis MPEG-4. Karena size yang kecil, files DivX ini memungkinkan untuk di-download secara cepat dan singkat, tanpa mengurangi kualitas gambarnya. Dibandingkan MPEG-2, format DivX lebih kecil delapan kali.
Ekstensi format file ini biasanya berupa .divx, .mp4, atau .avi. Meski ekstensinya jadi .avi., file ini mensyaratkan aplikasi khusus seperti DivX Codec (www.divx.com) untuk memutarnya, atau menambahkan adds-on pada aplikasi player yang umum, seperti Windows Media Player.

4.Real video
Format ini berprioritas pada aliran video dengan bandwith yang rendah. Banyak digunakan dalam internet TV, on‐line video. Format ini mempunyai ekstensi .rm atau .ram. format ini banyak didukung oleh handphone dan juga dapat dihasilkan dari handphone yang berkamera. Jika ingin memainkan video pada handphone maka dapat menggunakan format ini karena dapat menghasilkan ukuran file yang sangat kecil. 


5.WMV
Windows Media Video di kembangkan oleh microsoft , Berkas WMV (*.wmv) menggunakan format pembawa ASF milik Microsoft. Berkas ini dapat dijalankan oleh Windows Media Player danplayer lainnya seperti MPlayer, VLC media player atau Media Player Classic. Beberapa player pihak ketiga juga ada untuk berbagai platform seperti Linux yang menggunakan implementasi FFmpeg untuk codec WMV.

6.ASF (Advanced Systems Format /Advanced Streaming Format)
format ini di rancang untuk streaming dan menjadi bagian framework Windows Media.Asf dikembangkan oleh Microsoft dan digunakan untuk audio video digital.. Asf dapat dijalankan dengan menggunakan beraneka ragam codec. Tetapi dalam prakteknya yang digunakan adalah codec WMV atau WMA yang juga dari Microsoft.

Perbandingan Standar Image, Audio dan Video

Posted by Syaiful Mubarak on 00.01
A. Standar Image
bagaimana cara-cara format standar image dengan menggunakan BMP, PNG, JPEG, GIF, dan TIFF. Kompresi standar image itu adalah aplikasi kompresi data yang dilakukan terhadap image digital dengan tujuan untuk mengurangi redudansi dari data-data yang terdapat dalam image  sehingga dapat disimpan atau ditransmisikan secara efisien.Dalam pengolahan citra digital dapat didefinisikan sebagai fungsi dua variabel, 
f(x,y), dimana x dan  y  adalahkoordinat spasial dan nilai f(x,y)
adalah intensitas citra pada koordinat tersebut,  Teknologi dasar untuk menciptakan dan menampilkan warna pada image  digital berdasarkan  pada  kombinasi dari tiga warna dasar, yaitu merah, hijau, dan biru ( Red, Green, Blue - RGB).Sebuah image  diubah ke bentuk digital agar dapat disimpan dalam memori komputer atau media lain. Proses mengubah image  ke bentuk digital bisa dilakukan dengan beberapa perangkat,misalnya  scanner , kamera digital, dan handycam
Ketika sebuah image  sudah diubah ke dalam bentuk digital (selanjutnya disebut image  digital), 
Ada dua tipe pada kompresi yaitu
I. Kompresi tipe lossless
Adalah kompresi yang tidak menghilangkan informasi setelah kompresi terjadi, akibatnyakualitas citra hasil kompresi tidak menurun.Beberapa ciri dari kompresi lossless :
  • Teknik kompresi citra dimana tidak ada satupun informasi citra yang dihilangkan. 
  • Biasa digunakan pada citra medis. 
  • Metode loseless: Run Length Encoding, Entropy Encoding (Huffman, Aritmatik), danAdaptive Dictionary Based (LZW) 
 II. Kompresi tipe lossy
Adalah kompresi dimana terdapat data yang hilang selama proses kompresi, akibatnya kualitas data yang dihasilkan jauh lebih rendah daripada kualitas data asli.Beberapa ciri dari kompresi lossy :
  • Ukuran file citra menjadi lebih kecil dengan menghilangkan beberapa informasi dalam citraasli. 
  • Teknik ini mengubah detail dan warna pada file citra menjadi lebih sederhana tanpa terlihatperbedaan yang mencolok dalam pandangan manusia, sehingga ukurannya menjadi lebih kecil. 
  • Biasanya digunakan pada citra foto atau image lain yang tidak terlalu memerlukan detail citra,dimana kehilangan bit rate foto tidak berpengaruh pada citra.
 ALGORITMA KOMPRESI/DEKOMPRESI IMAGE 
Algoritma umum untuk kompresi image adalah:
  • Menentukan bitrate dan toleransi distorsi image dari inputan user. 
  • Pembagian data image ke dalam bagian-bagian tertentu sesuai dengan tingkatkepentingan yang ada (classifying). 
  • Pembagian bit-bit di dalam masing-masing bagian yang ada (bit allocation).
  •  Lakukan kuantisasi (quantization). 
           Kuantisasi Scalar : data-data dikuantisasi sendiri-sendiri 
           Kuantisasi Vector : data-data dikuantisasi sebagai suatu himpunan nilai-nilai vektor yang
                                         diperlakukan sebagai suatu kesatuan. 
  • Lakukan pengenkodingan untuk masing-masing bagian yang sudah di kuantisasi tadi dengan menggunakan teknik entropy coding (Huffman dan aritmatik) dan menuliskannyake dalam file hasil.
Sedangkan algoritma umum dekompresi image adalah:
  • Baca data hasil kompresi menggunakan entropy dekoder. 
  • Dekuantisasi data. 
  • Rebuild image
1.TEKNIK KOMPRESI GIF(GRAPHICS INTERCHANGE FORMAT)
  •  GIF (Graphic Interchange Format) dibuat oleh Compuserve pada tahun 1987 untuk menyimpan berbagai file bitmap manjadi file lain yang mudah diubah dan ditransmisikanpada jaringan komputer. Format gif mendukung image  bergerak. Namun format gif hanyamendukung 255 warna tiap frame dan juga pada image  transparan. Format gif jugamerupakan kompresi tipe lossy. 
  • GIF merupakan format citra web yang tertua yang mendukung kedalaman warna sampai 8 bit (256 warna), menggunakan 4 langkah interlacing, mendukung transparency, dan mampu menyimpan banyak image dalam 1 file. 
  • Byte ordering: LSB ± MSB 
  • Struktur file GIF:
    • Header: menyimpan informasi identitas file GIF (3 bytes, harus string “GIF”)dan versinya (3 bytes, harus string “87a” or “89b”).
    • Global Screen Descriptor: mendefinisikan logical screen area dimana masing-masing file GIF ditampilkan. 
    • Global Color Table: masing-masing image dalam GIF dapat menggunakanglobal color table atau tabel warnanya sendirisendiri. Penggunaan GCT akanmemperkecil ukuran file GIF.
    • Image1, Image2, Image3,… Image-n: dimana masing-masing image memiliki struktur blok sendiri-sendiri dan terminator antar file. 
    • Trailer: Akhir dari sebuah file GIF 
    Kompresi GIF menggunakan teknik LZW: gambar GIF yang berpola horizontal danmemiliki perubahan warna yang sedikit, serta tidak bernoise akan menghasilkan hasilkompresan yang baik. 
  • LZW kurang baik digunakan dalam bilevel (hitam-putih) dan true color. 
  • Format file GIF:
    • GIF87a: mendukung interlacing dan mampu manyimpan beberapa image dalam1 file, ditemukan tahun 1987 dan menjadi standar. 
    • GIF89a: kelanjutan dari 87a dan ditambahkan dengan dukungan transparency,mendukung text, dan animasi. 
    Animated GIF: tidak ada standar bagaimana harus ditampilkan sehingga umumnyaimage viewer hanya akan menampilkan image pertama dari file GIF. Animated GIFmemiliki informasi berapa kali harus diloop. 
  • Tidak semua bagian dalam animated GIF ditampilkan kembali, hanya bagian yang berubah saja yang ditampilkan kembali.
  
2.TEKNIK KOMPRESI PNG(PORTABLE NETWORK GRAPHICS)
  • PNG adalah format citra dengan kompresi tipe lossless dengan kedalaman bit berkisar antara 1 sampai dengan 32. PNG didesain untuk menggantikan format citra GIFuntuk diimplementasikan di website. Algoritma kompresi PNG tidak memerlukanpaten karena sudah menjadi public domain sejak tahun 2003. 
  • Menggunakan teknik  loselessdan mendukung :
    a) Kedalaman warna 48 bit.
    b) Tingkat ketelitian sampling : 1, 2, 4, 8, dan 16 bit.
    c) Memiliki alpha channel untuk mengkontrol transparency.
    d) Teknik pencocokan warna yang lebih canggih dan akurat. 
  • Diprakarsai oleh Thomas Boutell dari PNG Development Groups, dan versi finaldirelease pada 1 Oktober 1996, 1,5 sejak project berjalan. 
  • Byte ordering : MSB-LSB 
  • Format penamaan file PNG diatur ke dalam suatu urutan blok biner yang disebutsebagai “chunk” (gumpalan), yang terdiri dari :
    a. Length (4 byte), berupa informasi ukuran PNG.
    b. Type (4 byte), berupa informasi nama chunk.
    c.Data (ukuran dinamis), berupa data PNG.
    d.CRC (cyclic redundancy check), berupa CRC-32 untuk pendeteksian error checking pada saat
       transmisi data. 
  • Sedangkan struktur file PNG adalah :
    a. PNG signature : tanda file PNG.
    b. IHDR chunk : menyimpan dimension.
    c. PLTE chunk : untuk PNG yang menggunakan color palette type.
    d. IDAT chunk 1, IDAT chunk 2, IDAT chunk 3, …IDAT chunk-n.
    e. IEND chunk : end of PNG image
3.TEKNIK KOMPRESI JPEG(JOINT PHOTOGRAPIC EXPER TS GROUP)

JPEG biasanya digunakan untuk foto atau citra di website. JPEG menggunakan kompresitipe lossy. Kualitas
JPEG 2000 bisa bervariasi tergantung setting kompresi yangdigunakan. Kompresi JPEG berbasis DCT(Discreete Cosine Transform).
  • Tingkat kompresi yang baik untuk JPEG adalah 10:1-20:1 untuk citra foto, 30:1-50:1untuk citra web, dan 60:1-100:1 untuk kualitas rendah seperti citra untuk ponsel. 
  • Byte order : MSB-LSB. 
  • Tahapan kompresi JPEG :
    a. Sampling adalah proses pengkonversian data pixel dari RGB ke YUV/YIQ dandilakukan down
        sampling.
    b. DCT (Discreete Cosine Transform) adalah hasil dari proses sampling akandigunakan sebagai
        inputan proses DCT, dimana blok 8*8 pixels akan diubah menjadi fungsi matriks cosines.
    c. Quantization adalah proses membersihkan koefisien DCT yang tidak penting untuk pembentukan
        image baru.
4.TEKNIK KOMPRESI BMP(WINDOWS BITMAP)

Biasanya digunakan oleh aplikasi dan system operasi Microsoft Windows. Merupakan kompresilossless. Ukuran sebenarnya untuk n-bit (2n warna) bitmap dalam byte dapat dihitung ukuran file BMP, dimana tinggi dan lebar dalam pixel.Kerapatan titik-titik tersebut dinamakan resolusi, yang menunjukkan seberapa tajam gambar ini di tampilkan, di tunjukkan dengan jumlah baris dan kolom, contohnya 1024×768.Untuk menampilkan citra bitmap pada monitor atau mencetaknya pada printer , komputer  menterjemahkan bitmap
ini menjadi pixel(pada layar) atau titik tinta(pada printer). Beberapa format file bitmap yang populer adalah BMP,PCX danTIFF. 

 5. TEKNIK KOMPRESI TIFF(Tagged Image File Format)TIFF
adalah format gambar yang fleksibel biasanya hanya menyimpan 16-bit per warna merah ,hijau, dan biru untuk total 48-bit atau 8-bit per warna dengan menggunakan nama file atauperpanjangan TIFF TIF. TIFF yang kedua adalah fleksibilitas fitur, dan kutukan, dengan tidak ada satu pembaca semua mampu menangani berbagai jenis file TIFF. TIFF dapat lossy ataulossless. Beberapa jenis TIFF menawarkan kompresi lossless relatif baik untuk tingkat dua(hitam dan putih, tidak abu-abu) gambar. Beberapa tinggi-akhir kamera digital memiliki pilihanuntuk menyimpan gambar dalam format TIFF, menggunakan algoritma kompresi LZW untuk lossless penyimpanan. TIFF format gambar yang tidak didukung penuh oleh web browser, dan tidak boleh digunakan di World Wide Web. TIFF masih secara luas diterima sebagai file foto standar dalam industri percetakan. TIFF adalah mampu menangani perangkat-warna ruangkhusus, seperti yang ditetapkan oleh CMYK tertentu menetapkan pencetakan tekan inks.

B. Standar  Audio
  • Metode Transformasi
    • Menggunakan algoritma seperti MDCT (Modified DiscreateCosine Transform) untuk mengkonversikan gelombang bunyi ke dalam sinyal digital agar tetap dapat didengar oleh manusia (20Hz s/d 20kHz) , yaitu menjadi frekuensi 2 s/d 4kHz dan 96 dB. 
    Metode Waktu
    • Menggunakan LPC (Linier Predictive Coding) yaitu digunakan untuk speech (pidato), dimana LPC akan menyesuaikan sinyal data pada suara manusia, kemudian mengirimkannya ke pendengar. Jadi seperti layaknya komputer yang berbicara dengan bahasa manusia dengan kecepatan 2,4 kbps
1. Teknik kompresi audio dengan format MPEG (Moving Picture Expert Group)
  • MPEG-1 menggunakan bandwidth 1,5 Mbits/sec untuk audio dan video, dimana 1,2 Mbits/sec digunakan untuk video sedangkan 0,3 Mbits/sec digunakan untuk audio. Nilai 0,3 Mbits/sec ini lebih kecil dibandingkan dengan bandwidth yang dibutuhkan oleh CD Audio yang tidak terkompres sebesar 44100 samples/sec x 16 bits/sample * 2 channel > 1,4 Mbits/sec yang hanya terdiri dari suara saja. 
  • Untuk ratio kompresi 6:1 untuk 16 bit stereo dengan frekuensi 48kHz dan bitrate 256 kbps CBR akan menghasilkan ukuran file terkompresi kira-kira 12.763 KB, sedangkan ukuran file tidak terkompresinya adalah 75.576 KB 
  • MPEG-1 audio mendukung frekuensi dari 8kHz, 11kHz, 12kHz, 16kHz, 22kHz, 24 kHz, 32 kHz, 44kHz, dan 48 kHz. Juga mampu bekerja pada mode mono (single audio channel), dual audio channel, stereo, dan joint-stereo
2. Algoritma MPEG Audio
  • Menggunakan filter untuk membagi sinyal audio: misalnya pada 48 kHz, suara dibagi menjadi 32 subband frekuensi. 
  • Memberikan pembatas pada masing-masing frekuensi yang telah dibagi-bagi, jika tidak akan terjadi intermodulasi (tabrakan frekuensi) 
  • Jika sinyal suara terlalu rendah, maka tidak dilakukan encode pada sinyal suara tersebut 
  • Diberikan bit parity yang digunakan untuk mengecek apakah data tersebut rusak atau tidak (yang mungkin disebabkan oleh gangguan /noise), apabila rusak, maka bit tersebut akan digantikan bit yang jenisnya sama dengan bit terdekatnya.
3. Kompresi Audio MP3
  • Asal-usul MP3 dimulai dari penelitian IIS-FHG (Institut Integriette Schaltungen-Fraunhofer
  • Gesellschaft), sebuah lembaga penelitian terapan di Munich, Jerman dalam penelitian coding audio perceptual. 
  • Penelitian tersebut menghasilkan suatu algoritma yang menjadi standard sebagai ISO-MPEG Audio Layer-3 (MP3)  
 Format Header MP3 File MP3 terdiri atas 2 bagian data: 
  • Header : berfungsi sebagai tanda pengenal bagi file MP3 agar dapat dibaca oleh MP3 player yang berukuran 4 byte Beberapa karakteristik yang dibaca komputer adalah bit ID, bit layer, bit sampling frequency dan bit mode. 
  • Data audio : berisi data file mp3 
Teknik kompresi MP3 Beberapa karakteristik dari MP3 memanfaatkan kelemahan pendengaran manusia. 
1. Model psikoakustik
  • Model psikoakustik adalah model yang menggambarkan karakteristik pendengaran manusia.
  • Salah satu karakteristik pendengaran manusia adalah memiliki batas frekuensi 20 Hz s/d 20 kHz, dimana suara yang memiliki frekuensi yang berada di bawah ambang batas ini tidak dapat didengar oleh manusia, sehingga suara seperti itu tidak perlu dikodekan.
2. Auditory masking
Manusia tidak mampu mendengarkan suara pada frekuensi tertentu dengan amplitudo tertentu jika pada frekuensi di dekatnya terdapat suara dengan amplitudo yang jauh lebih tinggi.
3. Critical band
Critical band merupakan daerah frekuensi tertentu dimana pendengaran manusia lebih peka pada frekuensi-frekuensi rendah, sehingga alokasi bit dan alokasi sub-band pada filter critical band lebih banyak dibandingkan frekuensi lebih tinggi.
4. Joint stereo
Terkadang dual channel stereo mengirimkan informasi yang sama. Dengan menggunakan joint stereo, informasi yang sama ini cukup ditempatkan dalam salah satu channel saja dan ditambah dengan informasi tertentu. Dengan teknik ini bitrate dapat diperkecil. Beberapa persyaratan dari suatu encoder/decoder MP3:
  • Ukuran file terkompresi harus sekecil mungkin 
  • Kualitas suara file yang telah terkompresi haruslah sedekat mungkin dengan file asli yang belum dikompresi 
  • Tingkat kesulitan rendah, sehingga dapat direalisasikan dengan aplikasi yang mudah dibuat dan perangkat keras yang ‘sederhana’ dengan konsumsi daya yang rendah
C. Standar  Video 


Standardisasi terhadap kompresi informasi audio-visual diperlukan untuk memfasilitasi pertukaran data berupa video digital secara global. Sebuah standardisasi pengkodean dikatakan efisien bila mendukung algoritma kompresi yang baik dan mengimplementasikan disain enkoder dan dekoder yang efisien. Untuk komunikasi multimedia, terdapat dua organisasi standard yang utama yaitu ITU-T dan International Organization for Standardization (ISO). Selama beberapa dekade belakangan ini, sejumlah standard dari ITU-T dan ISO, seperti MPEG-1, MPEG-2, MPEG-4, H.261, H.263 dan H.264 telah dikembangkan untuk banyak domain aplikasi. Standard-standard tersebut mendefinisikan bitstream dari data audio-visual dan menentukan sekumpulan aturan yang harus dipatuhi dalam pengembangan hardware maupun software untuk solusi kompresi.

1. Standarisasi kompresi video H.261.
Standar H.261 adalah standar yang diterbitkan oleh ITU-T pada tahun 1990. Standar H.261 didesain untuk kompresi video yang akan ditransmisikan melalui jaringan ISDN dengan bandwidth yang diizinkan sebesar px64 kbit/s, di mana p berkisar antara 1 sampai 30. Standar H.261 ini diimplementasikan untuk aplikasi video conferencing dan videophone. 
Algoritma pengkodean yang digunakan pada standar H.261 antara lain hybrid of inter-picture prediction, transform coding, dan motion vector. Interpicture prediction menghapus temporal redundancy. Transform coding digunakan untuk menghapus spatial-redundancy. Motion vector digunakan untuk membantu codec dalam mengimbangi gerakan (motion). Untuk menghapus redundansi akibat dari bitstream pengiriman data digunakan variable length coding. 
H.261 mendukung dua resolusi yakni QCIF (Quarter Common Interchange Format) dan CIF (Commn Interchange Format).

2.Standarisasi kompresi video H.263
Pada Februari 1995 ITU-T SG15 mengeluarkan standar H.263 yang dirancang untuk penggunaan komunikasi bit-rate namun tidak pernah berjalan dengan baik ketika melalui jaringan POTS (Plain Old Telephone Service). Standar H.263 telah menggantikan standar H.261 untuk video conferencing di beberapa aplikasi dan mendominasi standarisasi untuk beberapa aplikasi internet video streaming sekarang ini. 
Algoritma pengkodean H.263 hampir sama dengan H.261 namun dengan beberapa perbaikan dan perubahan untuk meningkatkan kinerja dan pemulihan kesalahan dalam pengcodingan. Selain QCIF dan CIF yang didukung oleh H.261, standar H.263 mendukung resolusi SQCIF, 4CIF, dan 16CIF. SQCIF memiliki sekitar setengah resolusi dari QCIF. 4CIF dan 16CIF masing-masing adalah 4 dan 16 kali dari resolusi CIF. 

3.Standarisasi kompresi video H.264/AVC
Berdasarkan ISO/IEC 14496-10, Standar H.264/AVC pertama kali diterbitkan pada Mei tahun 2003 dan dibangun berdasarkan pada konsep awal standar seperti MPEG-2 dan MPEG-4 Visual. H.264 menawarkan efisiensi kompresi yang lebih baik yakni kompresi video yang lebih berkualitas dan fleksibilitas yang lebih besar dalam melakukan kompresi, transmisi dan penyimpanan video. Video encoder pada H.264 dapat melakukan prediksi, transform dan proses encoding untuk menghasilkan kompresi bitstream H.264. Sedangkan video decoder H.264 dapat melakukan proses decoding secara lengkap, inverse transform dan rekonstruksi untuk memnghasilkan sebuah urutan video yang telah diencode. Dibandingkan dengan standar seperti MPEG-2 dan MPEG-4 Visual, H.264 memiliki kelebihan antara lain: 
a.Kualitas gambar yang lebih baik pada bitrate kompresi yang sama
b.Kecepatan bit kompresi yang lebih rendah untuk kualitas gambar yang sama.
Standar H.264 menawarkan fleksibilitas yang lebih besar dari segi kompresi dan transmisi. Sebuah encoder H.264 dapat memilih dari berbagai jenis alat kompresi, sehingga cocok untuk aplikasi mulai dari bitrate rendah hingga transmisi HDTV ke konsumen televisi.

4. Standarisasi kompresi video Moving Pictures for Digital Storage Media (MPEG-1)
MPEG-1 merupakan generasi pertama video codec yang diusulkan oleh Motion Pictures Expert Group sebagai sebuah standar video coding untuk Digital Media Storage (DSM) seperti CD, DAT, Winchester Disc, Optical Drive. Pengembangan standar ini mendapat respons positif dari dunia industri, yang membutuhkan cara efisien dalam penyimpanan informasi visual pada sebuah media penyimpanan (storage media). Hal ini berbeda dengan cara konvensional sebelumnya yang menggunakan Video Cassette Recorder (VCR). Sistem coding MPEG-1 didasarkan pada pemindaian image (gambar) secara progresif sehingga interlaced video dikonversi terlebih dahulu ke dalam format non-interlaced sebelum proses coding. Setelah proses coding, image yang telah didecode akan dikonversi balik menjadi format interlaced untuk ditampilkan. 

5. Standarisasi kompresi video Moving Pictures for Digital Storage Media (MPEG-2)
Standar MPEG-2 diperuntukkan bagi berbagai macam aplikasi pengkodean audio-visual. Aplikasi tersebut antara lain broadcast TV, satellite/cable TV, video on demand serta HDTV. Target bit rate untuk kompresi MPEG-2 berkisar antara 4 Mbps hingga 10 Mbps serta tahan terhadap error untuk broadcasting dan jaringan ATM.
Sistem coding MPEG-2 didasarkan atas pemindaian gambar/image secara progresif dan interlaced frame coding sehingga format interlaced video tidak perlu lagi diubah ke format non-interlaced.
Bit stream video dan audio yang telah terkompresi dapat digabung ke dalam single stream atau multiple stream yang cocok untuk media penyimpanan interaktif atau untuk ditransmisikan melalui kanal komunikasi.
Standar MPEG-2 mendefinisikan dua tipe stream, yaitu program stream dan transport stream. Program stream sama dengan sistem stream pada MPEG-1 tetapi memiliki tambahan fungsi-fungsi baru yang tidak dimiliki oleh MPEG-1, seperti scrambing data. Sedangkan transport stream untuk transmisi melalui kanal komunikasi. Selain itu, struktur dasar sebuah paket untuk program stream dan transport stream
diorganisasikan dengan sebutan Packetised Elementary Stream (PES) packet.
Di sisi penerima, transport stream dan program stream di-decode kembali oleh transport/program demultiplexer, unpacketised oleh sebuah depacketiser dan kemudian video dan audio akan diproses oeh sebuah decoder. Sinyal informasi yang telah di-decode akan dikirim ke buffer dan siap untuk ditampilkan melalui video output atau audio output.

6. Standarisasi kompresi video Moving Pictures for Digital Storage Media (MPEG-4)
MPEG-4 merupakan standar untuk kompresi video, transport, dan object oriented framework yang didesain untuk mendukung aplikasi video digital konvensional maupun interaktif yang mempunyai bit rate berkisar dari 5 Kbps hingga 4 Mbps. MPEG-4 menyediakan fungsi-fungsi baru untuk content authoring dan peningkatan fleksibilitas. MPEG-4 menggabungkan gambar alami dengan gambar sintetis, mendukung interaksi tingkat tinggi dengan user, dan mengakomodasi semua tipe dan teknologi jaringan. MPEG-4 menggabungkan dua set algoritma inti, yaitu VLBV core (Very Low Bit rate Video) yang didesain untuk bit rate 4,8 hingga 64 Kbps hingga 4 Mbps. Standar MPEG-4 memungkinkan jangkauan aplikasi yang sangat luas seperti interactive mobile multimedia communications, videophone, mobile audiovisual communications, multimedia electronic mail, remote sensing, electronic newspaper, interactive multimedia databases, multimedia videotext, games, interactive computer imagery, sign language captioning. Setiap objek dalam layer disegmentasi ke dalam sejumlah bentuk citra yang dinamakan VOP (Video Object Plane). VOP berurutan yang dimiliki oleh objek fisik yang sama dinamakan Video Object (VO). Pengkodean VOP untuk masing-masing VO diperlakukan sama dengan teknik pengkodean MPEG-2.


50 Software Multimedia

Posted by Syaiful Mubarak on 04.24

>> Software Protection Licensing

 1. JS PhotoPrep
     Developer : JSWare
     Operating System : Windows
     Category : Graphic Editors
     Homepage : http://www.jsware.net/

2.  PhotoInstrument
     Developer : Timur Fatykhov
     Operating System : Windows
     Category : Graphic Editors
     Homepage : http://www.photoinstrument.com/

3.  Corel Painter
     Developer : Corel
     Operating System : Windows
     Category : Graphic Editors
     Homepage : http://www.corel.com/corel/

4.  Corel VideoStudio Pro X4
     Developer : Corel
     Operating System : Windows
     Category : Videos Editors
     Homepage : http://www.corel.com/corel/

5.  Corel MotionStudio 3D
     Developer : Corel
     Operating System : Windows
     Category : Motion Graphic and Effect
     Homepage : http://www.corel.com/corel/

6.  CorelDRAW Graphic Suite X5
     Developer : Corel
     Operating System : Windows
     Category : Graphic Design
     Homepage : http://www.corel.com/corel/

7.  JASC Animation Shop
     Developer : Corel
     Operating System : Windows
     Category : Graphic Animation Web Tools
     Homepage : http://www.corel.com/corel/

8.  Lossless MP3 Cutter Joiner
     Developer : Accmeware Corporation
     Operating System : Windows
     Category : Audio Editors
     Homepage : http://www.accmeware.com/

9.  Xtreme Audio Editor
     Developer : Code-it Software
     Operating System : Windows
     Category : Audio Editors
     Homepage : http://www.code-it.com/

10.Sonarca Sound Recorder XiFi
     Developer : Accmeware Corporation
     Operating System : Windows
     Category : Audio Recorder
     Homepage : http://www.accmeware.com/

11.AVI2SWF Converter
     Developer : KudrSoft
     Operating System : Windows
     Category : Video Converter
     Homepage : http://www.yukudr.com/

12.Intelligent Video Convert
     Developer : Accmeware Corporation
     Operating System : Windows
     Category : Audio Recorder
     Homepage : http://www.accmeware.com/

11.AVI2SWF Converter
     Developer : IN MEDIA KG
     Operating System : Windows
     Category : Video Converter
     Homepage : http://www.in-mediakg.de/

12.SoundTaxi Media Suite
     Developer : Ramka Ltd
     Operating System : Windows
     Category : Audio Video Converter
     Homepage : http://www.riptiger.com/

13.MEDIA Revolution
     Developer : IN MEDIA KG
     Operating System : Windows
     Category : Video Player
     Homepage : http://www.in-mediakg.de/

14.3D Max
     Developer : Autodesk Inc,
     Operating System : Windows
     Category : Editor, Modeling 3D
     Homepage : http://usa.autodesk.com/3ds-max/

15.Adobe Photoshop
     Developer : Adobe Systems Incorporate
     Operating System : Windows
     Category : Editor Graphic, Design Graphic, Web Tools Design
     Homepage : http://www.adobe.com/products/photoshop.html



1. Nama Aplikasi : Amarok
fungsi : untuk pemutar audio
perusahaan pembuat : amarok
sistem operasi : linux
link download/info : www.any-video-converter.com/products/for_video

2.Nama Aplikasi : VLC media player
fungsi : software untuk pemutar audio dan video
perusahaan pembuat : video lan
sistem operasi : linux, window, mac OS
link download/info :http://www.videolan.org/vlc/


3.Nama Aplikasi : Blender
Fungsi : Software untuk membuat gambar dan modeling 3D berbasis open source
Perusahaan Pembuat : blender
Sistem Operasi : Linux,Windows,MacOS
Link Download/info :http://www.blender.org/download/get-blender/

4.Nama Aplikasi : OpenOffice.org
Fungsi : Aplikasi perkantoran untuk pengolah data,spreadsheet,grafis.dan presentasi.
Perusahaan Pembuat : Microsoft Office
Sistem Operasi : Linux
Link Download/info : http://www.openoffice.org/download/

5.Nama Aplikasi : Scribus
Fungsi : Aplikasi Dekstop Publishing
Perusahaan Pembuat : the scribus team
Sistem Operasi : Linux, MacOS,dan Windows
Link Download/info : http://www.scribus.net/canvas/Scribus

6.Nama Aplikasi : GIMP ( GNU Image manipulation program )
Fungsi : Memanipulasi image/gambar
Perusahaan Pembuat : the gimp development
Sistem Operasi : Linux, MacOS,dan Windows
Link Download/info : http://www.gimp.org/downloads/


7.Nama Aplikasi : Inkscape
Fungsi : mengolah dan membuat gambar
Perusahaan Pembuat : the inksscape team
Sistem Operasi : Linux, MacOS,dan Windows (multiplatform)
Link Download/info : http://www.inkscape.org


8.Nama Aplikasi : kaffein
Fungsi : software media player untuk pemutar video dan music (Features include streaming, DVB, DVD, Video CD and CD audio)
Perusahaan Pembuat : kaffein
Sistem Operasi : Linux
Link Download/info : kaffeine.kde.org/?q=download


9.Nama Aplikasi :Audacity
Fungsi : software untuk editing audio.
Record live audio.
Convert tapes and records into digital recordings or CDs.
Edit Ogg Vorbis, MP3, WAV or AIFF sound files.
Cut, copy, splice or mix sounds together.
Change the speed or pitch of a recording.
Perusahaan Pembuat :source forge
Sistem Operasi : Linux and macOS
Link Download/info :http://audacity.sourceforge.net/download/


10.Nama Aplikasi : HandBrake
Fungsi : software untuk mengkonvert video dan audio
Pembuat : Handbrake
Sistem Operasi : Linux, MacOS,dan Windows (multiplatform)
Link Download/info : http://handbrake.fr/downloads.php


11.Nama Aplikasi : Dragon player
Fungsi : software untuk media player video
Pembuat : dragon player
Sistem Operasi : Linux, MacOS,dan Windows (multiplatform)
Link Download/info : http://kde.org/applications/multimedia/dragonplayer/


12.Nama Aplikasi : Xine
Fungsi : Memutar Video dan Audio
perusahaan pembuat : xine system
sistem operasi : Unix,Linux
link download/info : http://linux.softpedia.com/get/Multimedia/Video/Xine-26.shtml

13.Nama Aplikasi :xara xtream
Fungsi : software untuk design grafik (grafik editor)
perusahaan pembuat : xara xtream team
sistem operasi : Unix,Linux
link download/info : www.xaraxtreme.org/download.htm

14. Nama Aplikasi :free cad
Fungsi : software untuk design grafik /membuat model 3dCAD/MCAD/CAx/CAE/PLM
perusahaan pembuat : freeCAD software
sistem operasi : Unix,Linux, MACOS, windows
link download/info : http://sourceforge.net/projects/free-cad/files/latest/download?source=directory

15.Nama Aplikasi : Pencil
Fungsi : software untuk design grafik/membuat animasi 2d
perusahaan pembuat : pencil team
sistem operasi : Linux, MACOS, windows
link download/info : http://sourceforge.net/projects/pencil-planner/files/latest/download?source=directory

16. Nama Aplikasi : K 3D
Fungsi :software untuk membuat model animasi 3d
perusahaan pembuat : k-3d
sistem operasi : Linux, MACOS, windows
link download/info : http://sourceforge.net/projects/k3d/files/latest/download?source=directory

17.Nama Aplikasi : wings 3D
Fungsi :Software untuk desaign animasi 3D dan easy to used
perusahaan pembuat : WINGS 3D Development
sistem operasi : Linux, MACOS, windows
link download/info : http://sourceforge.net/projects/wings/files/latest/download?source=directory


18.Nama Aplikasi : synfig
Fungsi :Software untuk desaign animasi 2d dan untuk membuat film 2d
perusahaan pembuat :synfig studio
sistem operasi : Linux,
link download/info :http://sourceforge.net/projects/synfig/files/latest/download?source=directory


19.Nama Aplikasi : photo film strip
Fungsi :untuk membuat fil dari gambar dan output format berupa VCD, SVCD, DVD up to FULL-HD
perusahaan pembuat : photofilmstrip development
sistem operasi : Linux and windows
link download/info :http://sourceforge.net/projects/photostoryx/files/latest/download?source=directory

20.Nama Aplikasi : open song
Fungsi : untuk managing chord dan lyrik pada suatu lagu
perusahaan pembuat : open song
sistem operasi : Linux and windows
link download/info :http://sourceforge.net/projects/opensong/files/latest/download?source=directory


21.Nama Aplikasi : sweet home 3D
Fungsi : untuk desaign interior rumah 2d dan 3d
perusahaan pembuat : olympus 3D
sistem operasi : Linux,mac os,windows
link download/info :http://sourceforge.net/projects/sweethome3d/files/latest/download?source=directory

22.Nama Aplikasi : calestia
Fungsi :real time 3d visualisasi dari ruang angkasa,lebih dari 100000 bintang dan 10000 galaksi
perusahaan pembuat : calestia development
sistem operasi : Linux,mac os,windows
link download/info : http://sourceforge.net/projects/celestia/files/latest/download?source=directory

23.Nama Aplikasi : clik 3d
Fungsi : 3d modeling software
perusahaan pembuat :
sistem operasi : Linux,mac os,windows
link download/info :http://sourceforge.net/projects/click3d/files/latest/download?source=directory

24.Nama Aplikasi : animbar
Fungsi : Magic Moving Images dan Animated optical illusions
perusahaan pembuat :
sistem operasi : Linux,mac os,windows
link download/info :http://sourceforge.net/projects/animbar/files/latest/download?source=directory

25.Nama Aplikasi : gifted motion
Fungsi :Easy to use GIF Animator, written in Java.
perusahaan pembuat :onyxbits
sistem operasi : Linux,mac os,windows
link download/info : www.freewarefiles.com/Giftedmotion_program_45095.html